gak perlu di deskripsikan, karena semua udah jelas

Kamis, 10 November 2016

Libur Panjang(nganggur)


Jangan mengeluh karena pekerjaan karena diluar sana banyak yang mengeluh belum 
dapat pekerjaan 
~unknown~






udah hampir setahun selesaai kuliah, resign kerja karena pengen istrihasrat, ehh istirahat maksudnya,
menghabiskan waktu bareng pacar, eits aku juga pernah punya pacar cantik manis baik kalo dibandingin sama Raisa ya menang Raisa lah, cuma masalahnya raisa gak kenal sama aku, ehh tapi kalo kenal juga kayaknya Raisa gak bakal maujuga sih ;p. udahlah intinya aku pernah punya pacar..

Bulan pertama sampai keduamasih selow belum nyari kerjaan,
nikmatin main-main, jalan-jalan,pacaran.pokoknya apa yang dikerjain itu bahagia, enggak mikirin besok apa yang mau dikerjain,
ada tugas atau enggak,







Bulan ketiga keempat masih main-main nikmatin liburan panjang,(masih)pacaran, jalan-jalan, berasa menjadi manusia paling bahagia.
mulai iseng-iseng ngelamar kerjaan. oke kirim lamaran ke banyak perusahaan, hasilnya nihil!!!
mungkin karena tujuannya iseng-iseng jadi ya belum ada panggilan interview, masih wolesss...





Bulan kelima dan keenam uang jajan mulai menipis, dan mulai tertekan buat cari pekerjaan, fokus sebar lamaran kemana mana, dan satu perssatu panggilan interview pekerjaan mulai di datangi. dan semua hasill interview sama "KALAU COCOKK NANTI KAMI HUBUNGI KEMBALI :)"
oke berarti ada harapan, satu dua minggu menunggu panggilan selanjutnya dan ternyata baru sadar kata-kata itu hanyalah pemanis dikala interview, masih wolesss tapi perasaan resah dan gelisah menanti disinii di sudut kamar gelap gulita,seakan penuh tanya kenapa aku begini ~____~???
menanti kerja pastinya, daaaaan beranikan diri memutuskan untuk memutuskan hubungan pacaran,, (((sombong banget, pengangguran sok mutusin pacar)). bodo amat lagian aku sadar diri, mana ada perempuan yang mau pacaran sama pengangguran,, huhuhu~~~ sedih........

Bulan ketujuh dan kedelapan masih sedih belum move on tapi makin semangat dan penuh harapan sebar lamaran kesemua perusahaan, dengan harapan daapat pekerjaan(yang sesuai jurusan kuliah), semakin dicari semakin terasa frustasi, pertengahan bulan kedelapan dapat kerja;
- Jurusan Sesuai
- Gaji Sesuai
- Lokasi Sesuai
Suasana-nya gak sesuai "horor"  (((dasar penakut!!!))) biarin daripada mati digigit hantu. ya saya masih sedikit percaaya kalo hantu bisa gigit manusia :((
dan akhirnya libur panjuang (pengangguran) lagi...

Bulan kesembilan, sepuluh dan sebelas, sepertinya aku sudah cukup paham dunia pengagguran, mulai dari bangun pagi sampai tidur, mulai dari makan sampai jadi berak, mulai dari minum sampai jadi air pipis udah khatam lah....



Share:

Kamis, 26 Juni 2014

keluar Jalur,,!!

Assalamualaikum selamat malam,,

     
        mengawali tanggal 27 di hari jum'at ini, masih dalam keadaan kusut, dimana semua hal yang dianggap sulit sudah teratasi, namun seketika teringat kembali berkat cletukan teman-teman mengenai presentasi proyek akhir, ahhhhh kenapa harus ada proyek akhir ini???? sebenarnya ini merupaka hal yang sudah 6 bulan lalu dibahas, tetapi bagi kami menerjakan tugas yang masih lama itu terasa aneh, karena akan lebih bersemangat apabila mendapatkan tugas yang sudah dead line besok,
       
       ahhhhh, kesalku kembali muncul ketika teringat proyek akhir ini tidak semudah yang aku bayangkan sebelumnya, dalam satu sisi aku bangga dengan apa yang kami kerjakan namun disisi lain aku merasa tertekan dengan yang aku kerjakan saat ini.

memang sudah seharusnya setiap kita mendapatkan suatu tantangan agar  kita dapat mengetahui seberapa kuat kita dalam menyelesaikan masalah ini,tanpa terkecuali.!!!

      lama kami tidak merasakan nikmatnya tidur dihiasi mimpi, kalaupun bermimpi sudah pasti akan terbangun, karena proyek akhir ini sampai masuk ke dalam pikiran ini, bahkan terjaga sepanjang malam, sambil menatap layar komputer, sungguh sensasi yang luar biasa, dan benar-benar luar biasa.

 intinya kami tidak pernah menyalahkan proyek akhir ini karena terlalu berat, sungguh berat. kami hanya butuh pencerahan agar apa yang kami kerjakan ini tidak sia-sia, dan bisa di pertanggungjawabkan nantinya. karena tanggal 1 Juli 2014 seminar proyek akhir, dan berharap semua akan indah pada waktunya. :)

udah gitu aja, gak enak kalo banyak banyak di omongin ,!!
hehehe

cc: proyek akhir Domain Manager
Share:

Sabtu, 21 Juni 2014

1.      PENJELASAN
Sebelum mengetahui tentang kelebihan dan kekurangan dari ketiga model yang digunakan yaitu Waterfall, Iterasi, dan Spiral,
a.       Waterfall
Merupakan salah satu model rekayasa yang diperkenalkan oleh winston royce, pada tahun 1970,  waterfall model merupakan model klasik yang sederhana dengan aliran sistem yang linier. Output dari setiaptahapnya merupakan input bagi tiap berikutnya, tahapan yang harus dilalui yaitu, Reqruitment, Spesification. Desig, implementation, Integration, Operation mode & retrimen.



b.      Iterasi
Iterasi adalah model pengembangan system yang bersifat dinamis dalam artian setiap proses pengembangan system dapat diulang jika terdapat kekrangan atau kesalahan, setiap tahapan pengembangan system dapat dikerjakan berupa ringkasan dan tidak lengkap, tetapi pada akhir pengembangan akan didapatkan system yang lengkap. Dapat digambarkan sebagai berikut


c.       Model Spiral
Pada awalnya model ini diusulkan oleh  Boehm, meruoakan model proses perangkat lunak evolusioner yang menangkal sifat iteratif dari prototype dengan cara kontrol dan aspek sistematis model squensial linear. Model ini memungkinkan pengembangmenngembangkan versi yang lebih lengkap 
Tapan pada model spiral ada enam  diantaranya komunikasi pelanggan, perencanaan, analisis resiko, perekayasaan, konstruksi dan peluncuran, dan evaluasi pelanggan.



2.      Kelebihan dan kekurangan masing masing model

A.    Model Iterasi
Kelebihan Model Iterasi :
1.      Dapat mengakomodasi jika terjadi perubahan pada tahapan pengembangan yang telah dilaksanakan.
2.      Dapat disesuaikan agar system bisa dipakai selama hidup software computer.
3.      Cocok untuk pengembangan sistem dan perangkat lunak skala besar.
4.      Pengembang dan pemakai dapat lebih mudah memahami dan bereaksi terhadap resiko setiap tahapan karena system terus bekerja selama proses.

Kekurangan Model Iterasi :
1.      Hanya berlaku untuk Short-Lifetime system.
2.      Tahapan proses tidak terlihat sedang berada ditahapan mana suatu pekerjaan.
3.      Memerlukan alat ukur kemajuan secara regular.
4.      Perubahan yang sering terjadi dapat merubah struktur system.
5.      Memerlukan tenaga ahli dengan kemampuan tinggi.

B.     Model Waterfall

KeuntunganMetode Waterfall

1.       Kualitas dari sistem yang dihasilkan akan baik. Ini dikarenakan oleh pelaksanaannya secara bertahap. Sehingga tidak terfokus pada tahapan tertentu.
2.       Document pengembangan system sangat terorganisir, karena setiap fase harus terselesaikan dengan lengkap sebelum melangkah ke fase berikutnya. Jadi  setiap fase atau tahapan akan mempunyai dokumen tertentu.
3.       Metode ini masih lebih baik digunakan walaupun sudah tergolong kuno, daripada menggunakan pendekatan asal-asalan. Selain itu, metode ini juga masih masuk akal jika kebutuhan sudah diketahui dengan baik.

Kelemahan waterfall

1.       Diperlukan majemen yang baik, karena proses pengembangan tidak dapat dilakukan secara berulang sebelum terjadinya suatu produk.
2.       Kesalahan kecil akan menjadi masalah besar jika tidak diketahui sejak awal pengembangan yang berakibat pada tahapan selanjutnya.
3.       Pelanggan sulit menyatakan kebutuhan secara eksplisit sehingga tidak dapat mengakomodasi ketidak pastian pada saat awal pengembangan.
4.       Pelanggan harus sabar, karena pembuatan perangkat lunak akan dimulai ketika tahap desain sudah selesai. Sedangkan pada tahap sebelum desain bisa memakan waktu yang lama.
5.       Pada kenyataannya, jarang mengikuti urutan sekuensial seperti pada teori. Iterasi sering terjadi menyebabkan masalah baru.

C.     Model Spiral
Kelebihan model Spiral :
1.      Setiap tahap pengerjaan dibuat prototyping sehingga kekurangan dan apa yang diharapkan oleh client dapat diperjelas dan juga dapat menjadi acuan untuk client dalam mencari kekurangan kebutuhan.
2.      Lebih cocok untuk pengembangan sistem dan perangkat lunak skala besar.
3.      Dapat disesuaikan agar perangkat lunak bisa dipakai selama hidup perangkat lunak komputer. 
4.      Pengembang dan pemakai dapat lebih mudah memahami dan bereaksi terhadap resiko setiap tingkat evolusi karena perangkat lunak terus bekerja selama proses.
5.      Menggunakan prototipe sebagai mekanisme pengurangan resiko dan pada setiap keadaan di dalam evolusi produk.
6.      Tetap mengikuti langkah-langkah dalam siklus kehidupan klasik dan memasukkannya ke dalam kerangka kerja iteratif.
7.      Membutuhkan pertimbangan langsung terhadp resiko teknis sehingga mengurangi resiko sebelum menjadi permaslahan yang serius.

Kekurangan model Spiral :

  1. Banyak konsumen (Client) tidak percaya bahwa pendekatan secara evolusioner dapat dikontrol oleh kedua pihak. Model spiral mempunyai resiko yang harus dipertimbangkan ulang oleh konsumen dan developer.
  2. Memerlukan tenaga ahli untuk memperkirakan resiko, dan harus mengandalkannya supaya sukses.
  3. Belum terbukti apakah metode ini cukup efisien karena usianya yang relatif baru.
  4. Memerlukan penaksiran resiko yang masuk akal dan akan menjadi masalah yang serius jika resiko mayor tidak ditemukan dan diatur.
  5. Butuh waktu lama untuk menerapkan paradigma ini menuju kepastian yang absolute.


Share:
Diberdayakan oleh Blogger.